Selasa, 23 Agustus 2022
Senin, 08 Agustus 2022
Laporan hasil crimping Lyta Mitra Cahyani X TKJ 3 / 20
Nama : Lyta Mitra Cahyani
Kelas : X TKJ 3
Absen : 20
LAPORAN HASIL PRAKTIKU CRIMPING KABEL UTP
Kabel adalah salah satu media transmisi baik digunakan dalam elektronika maupun jaringan inernet. Kabel twisted Pair terbagi menjadi dua jenis yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dan Unsielded Twisted Pair (UTP). Kabel STP adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus, sedangkan kabel UTP adalah jenis kabel jaringan yang tidak memiliki selubung pembungkus kabel. Konektor yang digunakan adalah RJ-45 dan RJ-11.
PENGERTIAN KABEL UTP
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel ini terbuat dari bahan penghantar tembaga, mempunyai isolasi dari plastik & terbungkus oleh bahan isolasi yang dapat melindungi dari api dan juga kerusakan fisik tetapi tidak memiliki pelindung dari interferensi elektromagnetik, namun jenis kabel ini banyak digunakan karena harga yang relatif murah dan fungsinya yang memang sudah sesuai dengan standar yang diharapkan., kabel UTP sendiri terdiri dari 4 pasang inti kabel yang saling berbelit dimana masing-masing pasang mempunyai kode warna berbeda.
FUNGSI KABEL UTP
Fungsi kabel UTP adalah digunakan sebagai kabel jaringan LAN (Local Area Network) pada sistem jaringan komputer, dan biasanya kabel UTP mempunyai impedansi kurang lebih 100 ohm, serta dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.
Karakteristik Kabel UTP adalah:
- Bagian dalam kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) terdiri dari dua kawat tembaga yang dibagi menjadi 4 pasang (pair), lalu dipilin menjadi satu.
- Tiap-tiap pair atau dawai kawat tembaga dilapisi insulator yang memiliki warna-warna unik.
- Kecepatan dan keluaran transmisi mencapai 10 – 100 Mbps.
- Panjang Kabel UTP maksimal yang diizinkan yaitu 100 meter (pendek).
- Tegangan Kabel 150 ohm.
- Kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) hanya bisa menangani satu kanal data (yang bekerja pada baseband).
- Instalasi jaringan komputer menggunakan kabel Twisted Pair membutuhkan sebuah hub untuk membangun sebuah LAN yang baik.
- Konektor kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) menggunakan konektor RJ-45 untuk koneksinya.
sumber informasi : https://internetworking8.wordpress.com/2017/09/28/pengertian-dan-fungsi-kabel-utpstp/
Macam – macam kabel UTP :
- CAT3: Jarang digunakan saat ini, CAT3 biasanya digunakan di saluran telepon. Ini mendukung 10 Mbps hingga 100 meter.
- CAT4: Biasanya digunakan dalam jaringan token ring, CAT4 mendukung 16 Mbps hingga 100 meter.
- CAT5: Digunakan dalam LAN berbasis Ethernet, CAT5 berisi dua pasangan bengkok. Ini mendukung 100 Mbps hingga 100 meter.
- CAT5e: Digunakan dalam LAN berbasis Ethernet, CAT5e berisi empat pasangan bengkok. Mendukung 1 Gbps untuk 100 meter.
- CAT6: Digunakan dalam LAN berbasis Ethernet dan jaringan pusat data, CAT6 berisi empat pasangan yang terbelit rapat. Ini mendukung 1 Gbps hingga 100 meter dan 10 Gbps hingga 50 meter.
sumber informsi : https://www.merdeka.com/jatim/berikut-fungsi-kabel-utp-beserta-jenisnya-penting-untuk-hubungkan-perangkat-kln.html#:~:text=Jenis%20Kabel%20UTP&text=CAT4%3A%20Biasanya%20digunakan%20dalam%20jaringan,CAT5e%20berisi%20empat%20pasangan%20bengkok.
Urutan kabel straight :
- Putih orange
- Orange
- Putih hijau
- Biru
- Putih biru
- Hijau
- Putih coklat
- Coklat
Urutan kabel croos :
- Putih hijau
- Hijau
- Putih orange
- Biru
- Putih biru
- Orange
- Putih coklat
- Coklat
Rabu, 03 Agustus 2022
FO Lyta Mitra Cahyani X TKJ 3 /20
Nama : LYTA MITRA CAHYANI
Kelas : X TKJ 3
Absen : 20
Jaringan akses fiber optik adalah jaringan utama sebagai perangkat dasar yang menghubungkan dari sisi pengirim ke sisi penerima dalam bidang telekomunikasi. Jaringan akses fiber optik ini merupakan jaringan yang mentransmisi cahaya dengan kecepatan yang sangat tinggi dan dengan jangkauan yang jauh lebih panjang bila dibandingkan dengan kabel tembaga, serta bebas dari interferensi gelombang elektromagnetik.
Kabel serat optic terbagi menjadi 3 jenis :
1. Single mode
Merupakan serat optic yang di rancang hanya untuk membawa satu metode cahaya setiap seratnya, dan memiliki sel yang kecil berdiameter sekitar 9 x 〖10^(-6) meter atau 9 mikron. Biasanya kabel ini menyebarkan cahaya dari sinar inframerah yang memiliki gelombang 1300 hingga 1550 nm. Dan konektor yang di gunakan adalah FC (Fiber Connector), SC (Subsiber Connector).
2. Multimode step index
Mempunyai ukuran inti yang lebih besar yaitu berdiameter Diameter core 50-125 µm dan claddingnya 125-150 µm. Mentransmisikan cahaya inframerah yang memiliki panjang gelombang 850 – 1300 nm.
3. Multimode graded index
Mempunyai diameter core sekitar 30 – 60 µm dan claddingnya 100 – 150 µm. terdiri dari sejumlah lapisan gelas yang memiliki indeks bias yang berbeda, indeks bias terdapat pada pusat core dan berangsur turun sampai ke batas core-cladding. Akibatnya dispersi waktu berbagai mode cahaya yang merambat berkurang sehingga cahaya akan tiba pada waktu yang bersamaan.
Macam- macam konektor fiber optic :
1.
Fiber
connector
2.
Straight
Tip
3.
Biconic
4.
Subscriber
connector
5.
SMA
6.
F-SMA
7.
T-ST
Duplex
8.
LC
9.
LC
Duplex
10.
E2000
11.
MU
12.
DIN
13.
Konektor
10G-CX4
Cara
menyambungkan :
-
Lepaskan
pelindung luar kabel dengan stripper kabel
-
Bersihkan
pengupas serat optic dengan alcohol, lalu bebaskan tabung penyangga dengan stripper
dan membersihkan serat hingga bersih
-
Masukkan
serat ke baki penyelajaran kaitan mekanis.
Kelebihan dan Kekurangan
Fiber Optic
Kelebihan
- Fiber optic bisa ditanam di tanah jenis apapun dan bisa digantung di daerah manapun tanpa harus cermas karena korosi atau karat
Kekurangan
- Karakteristik
transmisi dapat berubah bila terjadi tekanan yang berlebihan dari luar
- Kontruksi
fiber optic lemah sehingga dalam pemakaiannya diperlukan lapisan penguat
sebagai proteksi (perlindungan)
# SMK TELKOM MALANG
F. Instalasi Debian Lyta Mitra Cahyani X TKJ 3 /20
Lyta mitra = https://youtu.be/J2x0z7uSYRI #SMK TELKOM MALANG